Tridhistana - Directory

Interior Berorientasi Iklim

Article Details 

Submit Link | Latest Links | Latest Articles | Top Hits | Contact  
Tridhistana - Architecture Directory » Article Details

Interior Berorientasi Iklim

Date Added: October 08, 2009 09:11:36 PM

CUACA YANG SERING berubah-ubah pada iklim tropis juga merupakan hal yang perlu dipertimbangkan dalam merancang bangunan baik arsitektur bangunan maupun interiornya.
Bagi tim arsitek Freddy, Ario, Dherta dan Gigo hal yang tersebut di atas juga menjadi pertimbangan mereka dalam membangun sebuah rumah yang berlokasi di kawasan Cipinang Elok, Jakarta Timur.

Rumah yang sehat dan sirkulasi udara yang baik menjadi permintaan utama sang pemilik. Rumah pada lahan seluas 290m2 dan luas bangunan 390m2 ini dirancang dengan menggunakan banyak bukaan dan menyatu dengan alam.
Sebagai rumah yang berkonsep tropis, tim arsitek ini sangat memperhatikan aspek arah cahaya matahari.

Jendela dengan bukaan yang besar ditempatkan menghadap arah timur. Dengan posisi ini diharapkan rumah ini dapat mengurangi pemakaian lampu sekaligus menghemat energi dengan banyaknya cahaya matahari timur yang masuk. Struktur void pun dibuat pada bagian yang masuk dan udara yang keluar. Selain itu, plafon yang tinggi juga membantu agar ruangan terasa lebih ringan.
Pembagian tata letak ruang dibuat sederhana dan fungsional. Alurnya pun terasa sangat terasa sangat teratur yang mulai dengan sebuah foyer untuk menerima tamu.

Warna orange pada dinding menjadikannya sebagai eye catcher pertama ketika orang memasuki rumah ini. Furniture di ruangan ini juga sederhana yakni terdiri dari dua buah kursi dan satu buah meja menampilkan kesan sederhana. Selanjutnya kita masuk ke dalam sebuah selasar yang terasa “hangat” dengan banyak memakai elemen kayu.

Tidak hanya pada lantai yang menggunakan laminate kayu tetapi unsure kayu tersebut juga dipakai pada partisi. Sirkulasi udara pun masih lancar dengan adanya bukaan di sepanjang salah satu bagian selasar. Sebelum menuju ruang utama, terdapat ruang bermaindan ruang belajar anak dengan banyak menggunakan pernak-pernik anak-anak.
Ruangan utama berupa ruang keluarga terletak di tengah lantai dasar melebar hingga ke bagian belakang rumah. Semua bukaan yang besar menghadap ke ruangan ini agar semilir udara dapat dirasakan pada saat duduk-duduk.

Hampir seluruh kegiatan yang dilakukan secara bersama dengan keluarga terjadi pada ruang ini. Furniture di ruangan ditata apik sehingga suasana terasa nyaman. Sofa yang berbentuk simpel dipilih dan menampilkan kesan clean look. Warna dinding yang krem memberikan kesan lapang. Kehadiran furniture berwarna gelap membuat suasana ruang lebih menarik.

Letak ruang makan dan pantry sebagai pendukung di sekitar ruang keluarga ini disengaja ditempatkan berdekatan tanpa ada penyekat sehingga ruangan terasa luas.
Hampir seluruh ruangan dikemas dengan warna yang senada. Suasana tropis yang hangat dirasakan dengan dukungan permainan pencahayaan. Material yang digunakan didominasi oleh kayu atau tiruan kayu berupa laminate yang memberikan rasa “hangat” yang nyaman.

Batu paras yang menjadi ciri dari desain bangunan tropis banyak digunakan. Selain itu aplikasi batu yang bertekstur pada tangga mendukung pula terciptanya suasana yang diinginkan pemilik rumah.